Syuting 'JELITA SEJUBA' di Natuna, Putri Marino Hidup Tanpa Sinyal dan TV
Selama menjalani proses pengambilan gambar di Natuna kurang lebih satu bulan lamanya, Putri mengaku seperti terisolasi. Tidak hanya perihal ketiadaan jaringan provider, tapi juga tak ada TV untuk sekedar hiburan.
"Natuna kan jauh ya, selama di sana nggak ada sinyal dan asrama tempat kita nginep memang nggak ada TV. Jadi selama sebulan lebih kita hidup tanpa sinyal dan TV, kayak terisolasi gitu. Setiap hari kelar syuting langsung mandi dan tidur," kata Putri saat gala premiere JELITA SEJUBA di Epicentrum XXI, kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Meski merana karena terbiasa hidup dengan sinyal, di sisi lain istri Chicco Jerikho ini mensyukuri keterbatasan di lokasi syuting. Karena dengan begitu dia bisa fokus berakting tanpa berpikir macam-macam.
"Sisi positifnya selama syuting kita nggak terganggu sama sekali konsentrasinya. Nggak terganggu sama bunyi HP, dan nggak terganggu sama dunia luar," kenang dia.
Saat syuting pada bulan Oktober 2017, Putri menemukan salah satu lokasi menarik di Natuna. Dan berharap bisa mengajak suaminya ke sana suatu hari nanti.
"Aku selama ini mencari suatu pulau yang sepi, masih natural, masih banyak orang yang belum tahu, belum banyak terjamah. Pas aku datang ke Natuna, nah ini nih tempat yang aku cari selama ini. Dan kebetulan aku suka hujan, waktu aku syuting akhirnya nemu suatu kepulauan yang ada pantai menjadi sendu karena lagi hujan," tutupnya.





This comment has been removed by the author.
ReplyDelete